Saturday, May 20, 2017

Mengejutkan! Ikan Ini Bisa Hidup di Tanah Selama Bertahun-tahun, Bentuknya Sangat Mengerikan


Guys, apa yang akan kamu lakukan saat sedang asyik selfie di sekitar bebatuan, tiba-tiba ada sesuatu yang menggeliat di kaki?

Sebagian orang pasti akan menjerit kaget. Apalagi setelah tahu makhluk apa yang meraba mereka. Banyak orang yang mengiranya sebagai ular. Kenyataanya hewan yang tinggal di dalam tanah ini adalah sejenis ikan.

Dilansir TribunTravel.com dari laman amusingplanet.com, lungfish atau lebih dikenal sebagai salamanderfish ini merupakan jenis ikan air tawar yang punya kemampuan hidup di darat.

Tak cuma sehari atau seminggu saja, bahkan sampai bertahun-tahun.

Ikan unik ini memiliki pernapasan yang sangat berkembang di mana dapat mengambil oksigen langsung dari udara seperti hewan darat lainnya.

Bahkan saking seringnya menghirup langsung, beberapa lungfish sampai kehilangan kemampuannya menghirup menggunakan insang.

Uniknya, meski sejenis ikan, hewan ini bisa tenggelam jika terlalu lama berada di bawah air.
Lungfish memiliki bentuk tubuh memanjang menyerupai belut dengan sirip perut yang digunakan untuk berenang dan merangkai.

Umumnya ikan ini mendiami perairan dangkal seperti rawa sampai danau. Ketika ada air, lungfish akan berperilaku seperti ikan lainnya yang berenang dan makan ikan kecil.

Tapi ketika musim kemarau datang dan air mulai menyusut, ikan ini akan menggali ke dalam lumpur sampai kedalaman tertentu.
Setelah itu, lungfish akan mengeluarkan lendir dari kulitnya yang mengeras untuk membentuk kepompong pelindung. Hanya mulut yang dibiarkan terbuka untuk bernapas.

Selama hibernasi panjang itu, lungfish akan mengurangi metabolisme dan hidup dari jaringan otot di ekornya.

Setelah musim penghujan tiba, lungfish akan kembali ke air.

Beberapa laporan mengklaim jika ikan ini dapat tinggal di bawah tanah selama empat tahun. Lungfish hanya ditemukan di Afrika, Amerika Selatan dan Australia.



Kalau di Indonesia, ini namana ikan apa ya??



 


Subhanallah! Muncul Awan Berbentuk Lafadz Allah di Langit, Saat Aksi Damai Di Pontianak!!


Berbagai elemen umat Islam berkumpul di Masjid Mujahidin Jalan Ayani Pontianak menggelar Aksi Damai Bela Ulama, Sabtu (20/5/2017) siang.

Saat aksi berlangsung, seorang peserta aksi yang baru pulang dari Polda Kalbar terkagum-kagum melihat kumpulan awan berbentuk lafadz Allah.

Suasana menjadi semakin mengharukan. Peserta aksi damai terkagum dan spontan mengumandangkan takbir, ALLAAHU AKBAR!!

Rio, salah satu peserta aksi lalu mengabadikan awan tersebut menggunakan kamera ponselnya.

"Awan hitam itu seolah-olah membentuk lafadz ALLAH," ujarnya.

"Awan hitam ini seakan menaungi massa membentuk Allah. Kebetulan? Allahu Akbar...", ucap Rio.





Mengharukan!! Ibu Ini Melahirkan Bayinya Di Gerobak, Ari-ari Bayi Hanya Digunting Pakai Gunting Warung. Bantu Share!


Keluarga merupakan lingkup terkecil dari pemerintahan. Tanpa anak, suatu keluarga akan terasa sepi dan hampa.

Bagi setiap pasangan suami istri, memiliki anak adalah hal yang sangat dinantikan. Namun, tak semua proses kelahiran itu bisa berjalan sesuai yang diinginkan.

Biasanya calon ibu dan ayah ingin menyambut anaknya di ruangan yang nyaman. Untuk itu mereka memilih rumah sakit, bidan, atau di rumah.

Tapi hal itu rupanya tidak bisa dirasakan oleh pasangan berikut ini. Mereka terpaksa harus melahirkan bayinya di dalam gerobak. Bahkan, setelah melahirkan, plasenta yang menempel pada bayi hanya digunting menggunakan gunting warung.

Tentunya hal itu terjadi pada pasangan ini karena keterbatasan biaya. Apalagi sang suami hanya bekerja sebagai pemulung.

Kisah ini dibagikan oleh pemilik akun Facebook Risma Otranus, Jumat, (19/20/2017). Ia juga memposting foto keluarga kecil itu tinggal di pinggir jalan.

Mereka membaringkan bayi mungilnya di karpet biru, kemudian dialasi oleh kain tipis. Kedua orang tuanya tampak memandangi bayi itu dengan penuh kasih sayang.

Berikut kisah yang ia bagikan dan jadi viral di Facebook :


Bang, mpo, Om, tante, mau curcol dikit nih..

Balik narik liat pemandangan yg agak aneh buat gw, sepasang suami istri & bayi merah diantaranya, ya bayi merah yg seharusnya ada diruangan hangat, didalam kamar, atau d dalam rumah, tp ini ada di pinggir trotoar, ya pinggir jalan deh tepatnya.

Sebentar gw mampir, sambil ngobrol sm suami nya, ya beliau jwab semua pertanyaan gw dgn jelas.
Beliau yg hanya bekerja sbg pemulung bilang klo anak bayi ini lahir di dalam gerobak, pas lahir, orang2 yg ngeliat, cm tanya2 aja, ga ada tindakan, cm komentar, ya gtu deh org jakarta, udh sibuk sm urusannya masing2.

Yang buat gw merinding, tuh ari2 si bayi di gunting sendiri, pinjem gunting tukang es kopi keliling, trus di iket tuh ari2nya, trs dikubur ga jauh dari tempat dia duduk...hmmm...

Sedih deh klo kita yg ngalamin sendiri :'(

Akhirnya gw selipin sedikit rezeki yg gw dpet hari ini, mana bonus terhenti :v tp yaudhlah smg bs buat tambah2 buat keperluan dede bayi nya ya pak...

Buat abang, mpo, om, tante klo lewat kota tua, tepatnya abis hotel 1001 mampir aja bang, ksh sedikit rezeki buat org tsb.

Semoga, ada dermawan yg mau bantu keluarga ini, ya minimal di ksh tempat tinggal sementara, jgn pandang mereka, pandang si bayi merah mungil aja, kasian klo hrs tinggal ditempat yg sm sekali gak layak.
Sekian & Terima Kasih, itulah curcol gw yg ga jelas malem ini, hehe smg bermanfaat buat teman2 semua..Amiin

Bantu share copas dari seseorang.


Hingga berita ini dibuat, postingan itu telah dibagikan lebih dari 1.000 kali dan banyak dikomentari netizen. Berdasarkan komentar netizen, potret itu terjadi di sekitar Kota Tua.
 
Ini komentar netizen :


Alfa Rivera Amanda: Ya Tuhan,,,sampai NANGIS aku bacanya

Wira Sustalia: Mba,coba Laporkan ke dinas sosial setempat. Mgkin bisa dibantu

Noer Hidayati: Walopun hidup susah,trenyuh liatnya msh punya hati merawat anaknya,,drpd liat brita bayi dibuang/dtelantarkan

Kris Tina: Do'a buat ddk bayi semoga sesibuk ap pn orng jakarta ad yg bersimpati buat bntu ddk bayi...amiinnn by pontianak kalbar.


Mudah-mudahan keluarga ini selalu dalam lindunganNya dalam menjaga keluarganya ...







Thursday, May 18, 2017

Bikin Penasaran! Cewek Yang Dulu Terkenal di Google Ini Berubah Drastis, Pengen Tau Penampilannya Yang Sekarang?


Masih ingat dengan sosok gadis cantik ini? Dulu foto wajahnya kerap menghiasi mesin pencarian Google.

Jika kita mengetik kata kunci 'wanita cantik' di Google, maka foto perempuan satu ini yang bakal muncul di halaman pertama.

Setelah lama tenggelam, belakangan nama perempuan satu ini kembali mencuat di dunia maya. Lantas siapa sebenarnya dia? Dan bagaimana penampilannya kini?

Diketahui gadis cantik ini bernama Tirani Dwitasari. Ia berasal dari Bandung. Nama Tirani mungkin tak lagi sepopuler dulu, tapi siapa sangka fansnya kini semakin banyak.

Sudah Berhijab

Tak heran sih, pasalnya kini penampilan Tirani semakin cantik. Ia bahkan sekarang sudah resmi mengenakan hijab. Terlihat dari akun Instagram @tiranids.

Meski berwajah cantik dan punya banyak penggemar, sayangnya Tira tak begitu intens menggunakan sosial media layaknya selebgram.
 
Penasaran? Ini penampilannya yang sekarang ...





Wednesday, May 17, 2017

Merinding! Menjelang Bulan Ramadhan, Olga Syahputra Mendatangi Sang Ayah untuk Menanyakan Hal Ini ..


Ayah presenter Olga Syahputra, Nurrahman, mengaku baru-baru ini ia bermimpi tentang mendiang putranya itu. Dalam mimpi itu, ia ditanya Olga tentang sahabat-sahabatnya.

Nurrahman menceritakannya usai berziarah ke makam Olga di TPU Malaka, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (14/5/2017).

"Almarhum bilang gini, saya enggak ngada-ngada ya. Almarhum bilang, 'Bapak kok Yoga (panggilan Olga) sakit? Aa Raffi ke sini enggak? Ayu Ting Ting ke sini enggak? Ayu Dewi?'" kata Nurrahman menceritakan mimpinya.

Ia mengatakan, mengalami mimpi itu pada Sabtu (13/5/2017) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Nurrahman juga ingat dalam bunga tidurnya itu, ia menjawab pertanyaan putranya itu.

"Saya bilang 'Itu ada, datang sih, tapi Bapak enggak lihat pulangnya'. Nah enggak lama saya bangun karena ingin buang air kecil," ujarnya.

Menurut dia, mimpi itu kemungkinan pertanda bahwa Olga rindu dengan Raffi, Ayu Ting Ting, Ayu Dewi, dan sahabatnya yang lain.

"Jadi kayaknya dia nanyain kangen gitu. Dia nanya nanyain Raffi, Ayu Ting Ting, dan Ayu Dewi," ucap Nurrahman.

Nurrahman mengaku tidak tahu ketika ditanya apakah sahabat-sahabat Olga itu sering berziarah.

Keluarga bersama penggemar beramai-ramai berziarah ke makam mendiang presenter Olga Syahputra di TPU Malaka, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (14/5/2017).

Ayah Olga, Nurrahman, mengatakan bahwa ziarah itu untuk menyambut bulan puasa yang dimulai pada 25 Mei 2017.

"Hari ini saya ngejenguk Olga. Menjelang bulan suci Ramadhan memang sudah dua kali, karena sudah dua tahun ini memang," ucapnya dalam wawancara di TPU Malaka.

Sebenarnya, ia dan keluarga besarnya sudah berziarah beberapa hari lalu. Namun salah seorang adik Olga, Reina, baru pulang dari Jepang dan ingin menengok makam kakaknya.

"Dia pingin ke sini. Tadi adiknya sempat juga membacakan doa," ucap Nurrahman.

Terlebih para penggemar Olga yang tergabung dalam klub Olga Lovers juga ingin mendoakan idola mereka.

"Ziarah hari ini memang Olga Lovers, mereka selalu mendukung keluarga kami. Jadi kami juga terima kasih banyak, masyarakat yang di sini juga, semua pada sayanglah sama dia. Kuburannya juga misalnya kurang baik diperbaiki, jadi saya berterima kasih sebagai oragtuanya," ucapnya.

Reina, adik Olga, mengenang masa-masa ketika kakaknya masih berada di tengah-tengah mereka, apalagi saat momen Ramadhan.

"Biasanya kan ada Yoga kalau bulan Ramadhan, sekarang enggak ada, sudah dua tahun. Yoga (Olga) itu perhatian, mengayomi adiknya, terus enggak boleh lupa salat, selalu bersyukur, jangan sombong, dia selalu mengingatkan itu," ujarnya.

"Sedih, kangen, kangen bercanda lagi, mau dengar Yoga bercanda deh pokoknya," tambah Reina.

Olga meninggal dunia di Singapura pada 27 Maret 2015, setelah dirawat di Mount Elizabeth Hospital.

Kala itu ia menderita penyakit meningitis atau radang selaput otak dan berpulang dalam usia 32 tahun.


Innalillaahi!! Meriam buatan China Meledak, 4 Anggota TNI Yon 1 Arhanud Kostrad Gugur dan 8 Personel TNI Lainnya Luka-luka


Sejumlah prajurit TNI dari satuan Kostrad dikabarkan gugur dan terluka akibat kecelakaan dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5)

Sejauh ini kabar yang didapatkan adalah kecelakaan berkaitan dengan ledakan dari meriam yang dipakai untuk latihan.

Seluruh korban berasal dari satuan Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1 Kostrad.

Berdasar informasi sementara, nama para korban yang wafat adalah Pratu Marwan, Praka Edy, Pratu Ibnu Hidayat , Danrai Kapten Arh Herubelum.

Luka-luka yang diderita para prajurit antara lain usus keluar, patah atau putus kaki, dan pinggang ke bawah hancur kena serpihan peluru.

Mereka yang luka-luka adalah Pratu Bayu Agung, Serda Alpredo Siahaan, Prada Danar, Pratu Ridai, Pratu Didi Hardianto, dan Sertu Blego Switage, Praka Edi Sugianto, Pelda David (Fotografer Puspen TNI)

Dikutip dari media lokal, kecelakan terjadi sekitar pukul 11.21 WIB akibat ledakan meriam buatan China. Salah satu meriam mengalami hilang kendali pada penyekat kiri yang mengakibatkan penembak tidak dapat mengendalikan sehingga mengarah ke prajurit lain. 


Sumber : rmol dan status fb

Subhanallah! Ini Doa Rasulullah Saat Rezeki Sedang Seret


Rezeki tidak selamanya datang dengan sangat mudah. Ada kalanya rezeki begitu sulit datang atau seret.

Meski begitu, kita dituntut untuk tidak berputus asa atas nikmat Allah SWT. Dalam kondisi sulit, kita dianjurkan untuk terus berharap kepada Allah.

Rasulullah punya doa yang bisa dilafalkan saat rezeki sedang seret. Ini Doanya :



 
Bismillaahi 'ala nafsii wa maalii wa diinii. Allaahumma radhdhinii bi qadhaa'ika, wa baarik lii fîmaa quddira lii hattaa laa uhibba ta'jîla maa akhkharta, wa laa ta'khiira maa 'ajjalta.



Artinya :

" Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kautunda dan enggan menunda apa yang Kausegerakan."